Senin, 03 November 2008

it’s all about DENNY SUMARGO

Denny Sumargo is a basketball player for Indonesia’s basketball national team. Living in Jakarta, Indonesia, he is known for his speed and powerful slam dunk. He plays as a guard.

Name : Denny Sumargo
Place of born : Makassar, 11 Oktober 1981
Name Club: GARUDA BANDUNG
Height/Weight: 183 cm/78 kg
Hobby: Travelling, Hangout with friends, Gadget Hunting
Idol: Michael Jordan
Shoes Size: 45
Favorite Colour: Black and White
Favorite Food: Fried Chiken
Favorite Movie : Action
Actor Favorite: Will Smith, Russel Crowe, Nicholas Cage
Education : GM Fame Institute of Business Jakarta – Marketing Subject

Profesi
Atlit Basket Profesional


Penghargaan:

  • Rookie Of The Year 2001
  • 1st place Slam Dunk Contest 2003
  • All Defensive Team 2001 - 2006
  • MVP Kobatama Regular Season 2002 - 2003
  • National Basketball Team of Indonesia 2001, 2003, 2007

Untuk saat ini Denny ditugaskan menjadi Simbol dari Liga Bola Basket Indonesia 2008. Pekerjaan paruh waktunya juga sebagai model iklan untuk minuman skala International.

Penghargaan Tim:
- Juara ke 1 di Sister City Jakarta bersama Satria Muda Britama.
- Juara ke 2 pada kejuaraan SEABA 2007 di Jakarta bersama Satria Muda Britama.
- Juara ke 1 pada kejuaraan Liga Basket Indonesia (IBL).
- Kompetisi musim bersama Satria Muda Britama 2006.
- Juara ke 1 pada kejuaraan IBL di Jogjakarta bersama Satria Muda Britama.
- Runner-up IBL 2004 kompetisi musim bersama Aspac.
- Juara ke 1 pada kejuaraan musim IBL 2003 bersama HP Aspac.
- Juara ke 1 pada Kobatama 2000-2002 bersama Aspac.
- Rangking ke 4 pada SEABA 2001 di Manila.
- Rangking ke 7 pada kejuaraan ABC di Dubai (UEA).
- Juara ke 1 pada Turnamen Kobatama 2002 di Surabaya bersama Aspac.


PROFIL

SOSOK Denny Sumargo dikenal sebagai pebasket tangguh. Karirnya mulai bersinar saat pindah ke SM Britama pada tahun 2004. Sejak itu Denny telah membawa teamnya menjadi Juara IBL Turnament 2006 di Jogjakarta. Lalu di IBL Regular Turnament 2006 dengan mengalahkan Aspac Putra Riau.

Denny juga menjadi salah satu pebasket Indonesia yang meraih top score pada pertandingan tersebut dengan score 22 sesuai dengan nomor Jersey yang sampai saat ini nomor tersebut Denny pakai di kaosnya. Padahal, sebelumnya Denny pernah menjadi shooter andalan Aspac. Pria tangguh pemilik bertinggi badan 183cm dengan berat badan 75kg ini dilahirkan di Makassar, 11 Oktober 1981.

Saat hijrah ke Jakarta, dia langsung bergabung dengan klub Aspac pada tahun 2000. Sebelumnya hanya bermain di klub Viking (Makassar). Sosok pebasket dunia Michael Jordan dan Kobe Bryant menginspirasi Denny untuk mewujudkan menjadi pebasket handal dan terkenal dengan permainan khas-nya sebagai shotting guard.

Di klub SM dan di Aspac, sebelum mengenakan kostum nomor 22, mengawali karirnya di dunia basket dengan klub Jersey no 7. Namun setelah itu, mengganti nomor dengan nomor 22. Nomor tersebut dianggapnya mempunyai arti khusus dalam hidupnya. Nomer 22 diasosiasikan dengan tanggal lahir orang-orang yang sangat berarti dalam hidupnya.

Selain bekerja sebagai professional basketball player, Denny juga pehoby baca buku dan tidur. Membaca buku menurutnya, bisa menambah wawasan. Namun untuk urusan tidur, Denny menganggapnya sebagai salah satu kewajiban untuk menjaga kondisi badannya usai beraktivitas apalagi setelah bertanding.

Penampilan? Denny suka dengan kriteria sepatu yang simple yang berwarna putih berukuran 45. Karena itu, Denny dikenal sebagai model karena pernah di kontrak oleh sepatu apparel olahraga bertaraf international di tahun 2002. Pengalaman lain yang menjadi menarik adalah saat Denny mengalami cedera lutut saat Sister City di tahun 2004 dan akhirnya dioperasi rumah sakit ACL di Filipina. Karena itu, Denny pada akhir tahun 2004 sempat melakukan terapi sampai Februari 2005. Denny juga sempat meraih Runner-up IBL 2004 bersama HP Aspac.

Kiprahnya pernah mengalami pasang surut, apalagi sejak dianggap menjadi salah satu pemain yang sering berkonflik. Baik dengan management suatu klub ataupun dengan pelatihnya. Sebagai sosok sang Juara, semua itu dianggapnya sebagai bumbu-bumbu dalam kehidupannya yang akhirnya membuatnya berkarakter yang kuat.

Sukses semua itu, ternyata Denny juga sering mengikuti berbagai kejuaraan. Baik bertaraf international seperti ketika saat bergabung dengan Aspac maupun Satria Muda. Dengan Aspac, Denny sempat menjadi peringkat 4 SEABA 2001 di Manila. Dan peringkat 7 ABC Champions di Dubai (UEA).

Meraih juara turnamen Kobatama 2002 di Surabaya setelah menang dari Wismilak CLS. Saat bersama Satria Muda Britama, Deny menjadi juara di Sister City pada tahun 2007 dan telah meraih peringkat 12 di Kejuaraan Basketball Asia di Jepang kemarin.



Denny Sumargo

Denny ‘D’ Sumargo

Penggemar basket Indonesia, terutama para wanita, tentu mengenal sosok yang satu ini. Shooting Guard Satria Muda ini sangat enjoy dalam bermain basket dan sangat menyukainya. Denny Sumargo, yang lahir di Makassar 11 oktober 26 tahun lalu merupakan anak tunggal dari pasangan Nazzaruddin dan Meiske. Mahasiswa Marketing ini mulai bermain basket semenjak kelas 2 SMA dengan bergabung klub Viking di Makasar.

Penggemar William Cheng dan Kobe Bryant ini mempunyai tipe permainan flamboyan dan enak ditonton, apalagi didukung oleh penampilannya yang tidak kalah menarik juga untuk ditonton. Alasannya memilih kedua idola tersebut adalah karena dianggapnya sebagai role model atau tokoh panutan yang patut ditiru selain permainan dan skillnya yang bagus.

Banyak orang yang menyangka dari penampilannya bahwa Denny adalah orang yang tough dan cool, padahal dibalik itu dia adalah orang yang sensitive, dan gampang sekali tersentuh. Cowo kosmo ini suka membaca buku, terutama yang dapat memotivasinya untuk mencapai tujuan hidup dan juga karena dapat melupakan masalah. Selain membaca, Denny juga suka menonton film action dan heroic seperti Man of Honor dan Cinderella Man.Lain waktu D lebih suka menghabiskan waktunya membuka laptop dikamarnya untuk cek email dan membuka situs-situs yang disukainya; NBA, friendster, dan yang dapat menambah pengetahuannya. Bicara soal calon pendamping hidupnya, Denny lebih suka cewe yang simple, tampil natural tanpa polesan make up, dan punya senyum manis yang dapat menarik perhatiannya.

Sebagai pemain profesional, Denny telah mencapai banyak prestasi untuk dirinya dan tim. Sewaktu pertama kali menetapkan dirinya menjadi professional di bidang ini dengan bergabung Aspac, Denny terpilih menjadi Rookie Of The Year pada tahun 2001. Dilanjutkan dengan Juara Slam Dunk 2003 dan MVP Final di tahun yang sama. Denny ikut memberikan kontribusinya dalam mengantarkan Satria Muda menjadi Juara IBL 2006 dan runner up SEABA 2007.

Denny bercita-cita menjadi orang sukses, dan ingin merasakan proses menuju kesuksesan itu.Keinginannya untuk membuka rumah makan khas Makasar harus ditundanya dulu karena untuk sekarang ini ia ingin fokus pada karir dan studynya.